Setelah sekian lama, akhirnya nyangkut juga deh ke blog lagi.
Riiiiinduuuuuuuuuuuu.........
Rindu kepada siapakah gerangan?
jeng jeng jeng jeng
Malam ini rinduku ku persembahkan untukmu sahabat.
Rinduku sudah tidak tertahankan. Ada banyak hal yang harus ku ceritakan. Oleh karena itu, malam ini, disaat semua orang terjaga dalam tidurnya, aku mencuri waktu mbolorku untuk mencicil menceritakan kisahku sahabat.
Hari-hari ini, 24 jam rasa-rasanya menjadi waktu yang sangat singkat. Tidak bisakah satu hari itu 48 jam. Padahal sewaktu kanak-kanak, satu hari menjadi waktu yang panjang. Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Sekarang ini, oh my God, dengan waktu yang sama, hanya sedikit hal saja yang bisa dikerjakan. Bahkan tugas-tugas kuliah dari hari kehari semakin subur -___-
Apakah hanya aku saja yang mengalami hal ini?
Mengapa hal ini bisa terjadi yak??#mikir keras
Ngomong-ngomong soal mikir keras, mikir keras itu bukan semacam minuman keras lho sobat. Emang sih aku jarang mikir keras sejarang aku minum minuman keras. Ga pernah malah. Jadi kesimpulannya aku nggak pernah mikir keras. Back to the point, 'mikir keras'. Terkadang saat kita berusaha mikir keras, jurtru kita akan semakin sulit untuk mencari jawaban. Satu poin penting yang sayup-sayup pernah aku dengar adalah 'janganlah berusaha untuk mencari jawaban dari kehidupan, karena ketika suatu saat ketika ketika kita berhasil menemukan jawaban, maka pada saat itu juga kita akan kembali menemukan pertanyaan'.
Kalimat ini seolah-olah seperti air di gurun pasir.
Jadi sesulit apapun keadaan yang saat ini kita alami, seperti aku sekarang yang sedang galau karena tugas-tugas yang tak terselesaikan, atau mungkin kamu sedang mengalami masalah seperti Ayu Ting-ting yang ditinggal kabur orang yang dicintainya, atau mungkin kamu sedang mengalami masalah krisis moneter karena uang bulanan belum ditransfer? Apapun itu sobat, jangan pernah mempersulit hidup kita dengan berpikir keras mencari jawaban kehidupan. Kehidupan itu adalah sebuah misteri. Cukup dengan menjalaninya dengan ikhlas maka kehidupan itu sendirilah yang suatu saat akan membuat kita mengerti mengapa ini dan itu harus terjadi.